Kamis, 04 Juli 2013

Selembar Kisah Cinta

Sesakit ini kah merasakan yang namanya cinta ?
Mengapa cinta bisa begitu menyakitkan ?
Aku benci cinta. Tapii…
Aku tak bisa mengelak tentang cinta
Aku…
Kali ini aku jatuh cinta padanya
Ya…
Saat kami mulai saling mengenal…
Tidak. Aku sudah lama mengenalnya…
Tapi , baru kali ini aku merasakannya…
Benar !!
Perasaan jatuh cinta padanya
Waktu itu,,
Saat kami mulai dekat,
Selalu mengirim pesan dan merasa gembira saat Ia membalas pesanku.
Tanpa kusadari,
Aku sudah jatuh cinta
Ya!! Mungkin waktu itu aku belum menyadarinya.
Tapi ketika kami terus berbalasan pesan,
Dan ketika Ia menyapaku di kantin
Lalu dia seakan ingin mengelus kepalaku dan dibantu angin
Aku merasa jantungku mulai berdebar.
Kurasa itu cuma perasaanku saja,
Tapi aku tetap merasakan debar – debar itu
Yap !!
Saat itulah aku mulai “ menyukainya “
Kata – kata itu belum bisa disebut “ Cinta “,
Melainkan “menyukai “
Semua berjalan dengan baik.
Dia selalu membalas pesanku.
Sampai suatu saat…
Aku merasa cemburu
Ya , seharusnya aku tak pantas cemburu
Karena dia bukan siapa – siapa.
Siapa – siapa ? Yang benar saja ?
Aku tak bisa menyembunyikannya, tapi aku cuma bisa diam.
Tak ada pesan lagi selama berbulan – bulan.
Aku mulai merasa ada yang kurang didalam diriku.
Entah apa yang kurang ?
Aku sudah tahu saat aku berada didekatnya.
Aku merindukannya.
Yang benar saja ? Aku selalu bertemu dengannya, tetapi tak pernah mengucap sepatah katapun.
Kami hanya berpapasan dan setiap berpapasan aku merasa berdebar
Mungkin bisa dibilang jantungku hampir mau meloncat.
Apa aku gila ? Mungkin bukan gila ? Tapi terlalu merindukannya.
Berbulan –bulan menyimpan rasa rindu ini.
Hingga akhirnya Ia mengirim pesan lagi.
Aku sangat bahagia, tapi aku tidak tahu,,,
Bahwa itu sudah hampir selesai.
Selesai ? Apa maksudnya ?
Ia bertanya tentang siapa yang kusukai ?
Kurasakan dadaku berdebar.
Sampai harus kubaca berulang kali,
Dan ketika aku harus menjawabnya…
Ia menebaknya ?
Lucu ?
Ia aneh.
Satu pertanyaan terakhir .
“ Yang pasti bukan aku, Iya kan ? “
, begitulah katanya.
Kata – kata itu singkat, namun mengisyaratkan langsung ke intinya.
Aku terkesiap
Dan ingat dengan segalanya.
Ini hanya mimpi ?
Sekarang aku mengerti.
Pantas kau menjauhiku, tak menyapaku lagi selama berbulan – bulan.
Ini kah sebabnya ?
Kau hanya menganggapku “ Teman “
Yap!! Teman .
Aku tersadar.
Percuma aku berharap,,
Aku harus melupakanmu
Ini sesuatu yang sangat susah dilakukan.
“ Move On !! “
Ya, itu kata yang tepat yang diucapkan anak zaman sekarang.
Oke…
Aku memang harus bisa melupakannya, tapii
Aku takkan bisa melupakan kenangan indah kita
Terimakasih atas semuanya. Selamat tinggal :")



Secuil kisah cinta ini, cinta yang pernah dirasakan.

Cinta begitu banyak, tetapi belum ada cinta sejati yang datang. Aku masih menunggumu… Di sini ? Aku masih menunggu cinta itu.