Senin, 03 Desember 2012

eps 2 novel ?


Saat MOS

            Hari ini hari pertama MOS, aku telat bangun hari ini. Astaga sudah hampir jam 7,padahal aku sudah harus sampai Sekolah pukul 7 pagi tepat waktu. Aku bergegas menuju kamar mandi, setelah itu memakai Seragam SMP ku, karena hari ini diwajibkan untuk memakai Seragam SMP.
            Lalu segera kumasukan barang-barang untuk MOS termasuk sisir dan kacaku. Aku turun kelantai bawah dan segera menyantap roti yang sudah tersedia di meja, sambil menyisir rambut dan berdandan. Kemudian aku minum susu yang ada di meja dan berlari secepat kilat menuju rak sepatu. Aku memakai kaos kaki dan langsung memakai sepatu ,lalu aku berlari lagi menuju mobilku.
Di situ Pak Bejo sudah menunggu, dia sangat terkejut saat melihatku sedang berlari menuju mobil, lalu aku berhenti mendadak seakan ada rem dalam tubuhku dan berkata dengan kata-kata yang tak jelas, “ P-Pak,, an-anterr ke-e sekolahh , ce-cepat.. P-pak.” Pak Bejo tertawa dan berkata, “ Non, Non habis lari Maraton dimana Non?” Aku mendengus dan mulai mengatur nafasku lalu berkata, “ Lari Maraton dikampung sebelah, ya jelas aku lagi mau cepet-cepet kesekolah , Pak.” Pak Bejo Cuma tertawa dan membukakan pintu mobil untukku. Aku masuk tanpa berkata, lalu Pak Bejo menyalakan mesin dan mulai menembus jalan kota yang mulai macet dipagi hari, dengan lihai Pak Bejo melewati mobil-mobil yang lain. Tidak sampai 20 menit aku sudah sampai disekolah tepat pukul 7.
            Aku keluar dari mobil dan bergegas mencari mencari Aula Sekolah. Saat sedang sibuk berkeliling mencari Aula Sekolah, tiba-tiba , “ Bruukkk… Auhh…. Sakit… ” Sepertinya aku menabrak sesuatu yang keras, ada suara lain juga merintih, aku tidak sempat melihat orang itu karena pada saat itu aku sudah menemukan Aula Sekolah, jadi aku Cuma mengucapkan, “ Sorry, maaf, aku gak sengaja,” Aku tidak melirik sedikitpun kearahnya. Lalu aku pergi meninggalkan orang itu tanpa tahu ia cowok atau cewek.
           Sesampai di Aula, aku merasa lega dan mulai menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya. Hal pertama yang kulakukan adalah membuka tasku, lalu mengaduk-aduk isi tasku dan mengambil sisir beserta kaca, kemudian aku mulai memperbaiki posisi rambutku. Saat aku sedang menyisir rambut, seseorang menghampiriku. Dia cowok yang lumayan tinggi dan gayanya sungguh keren, dia tersenyum kepadaku dan berkata, “ Kamu anak MOS bukan,” aku cuma terpaku melihatnya ,lalu dia berkata sekali lagi, “ Aku ketua OSIS di sekolah ini, Aku yang akan menjadi pembina MOS disini. Tenang aja, jangan takut, nggak ada Kakak Kelas yang bakal jahat sama kamu kok.” Kemudian aku tersenyum dan pergi meninggalkan cowok itu  dan menuju ke siswa MOS yang lainnya.
           Sebenarnya sekolah ini sekolah favorit di kotaku, aku sangat beruntung bisa masuk sekolah ini, padahal aku cuma berasal dari SMP yang tidak terkenal, makanya tak ada seorangpun yang kukenal disini. Aku masuk ke Sekolah ini juga berkat Sains ku yang lumayan baguslah.
              Setelah melewati hari MOS pertama , hari kedua aku MOS, aku sudah bisa memakai seragam SMU Air Langga. Aku merasa bangga sudah jadi murid sekolah itu.

***

         Baruku ingat kejadian itu. Ternyata aku menabrak cowok itu, Rangga. Tunggu kenapa dia menyebut Kak Markus dengan kata “ Kakak ” , haaa.. apa mungkin.. dia adenya Kak Markus.
         Tiba-tiba Rangga berkata, “ Ya, aku ini adenya Markus, dia kakak ku” . Seketika mataku terbuka lebar. Apakah aku menyuarakan isi hatiku? Kenapa dia bisa tahu aku berpikir itu? Lalu Kak Markus menyela, “ Lalu kenapa kamu gak cerita sama aku, Rangg? ”, sambil merasa bersalah Kak Markus berkata.
Lalu Rangga menghembuskan nafas dan membetulkan letak kacamatanya dan itu terlihat sangat keren, “ Aku yakin Kakak akan sedih, kalau aku berkata seperti itu saat itu.” Pembicaraan itu tidak begitu lama karena tiba-tiba bel lonceng sekolah berbunyi dan itu menandakan bahwa semua siswa harus kembali kekelas. Akhirnya , cowok-cowok itu memberi jalan kepadaku dan Bella, sedari tadi Bella cuma diam dan ikut mengekor dibelakang aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar