Oke, selamat siang semua. Hari ini aku akan bahas tentang masalah hidup yang selalu muncul dan tak dapat kita selesaikan.
Dalam hidup, pasti ada saja masalah yang selalu menghampiri kita, seperti masalah dalam keluarga, rumah tangga bahkan masalah terhadap teman-teman kita. Tapi, kita tak pernah tau bagaimana cara mengatasi masalah itu bahkan kebanyakan orang yang mempunyai masalah akan selalu mengeluarkannya isi hatinya dengan - Emosi -.
Sebenarnya, itu cara yang salah. Itu hanya akan membuat Anda semakin marah dan terus - terusan mengeluarkan emosi itu tanpa mempedulikan orang yang ada di dekat Anda. Dan itu akan mengakibatkan sebuah masalah baru yaitu " dendam " terhadap orang yang sedang bermasalah dengan Anda. Nah, sekarang saya akan memberi beberapa Tips yang mungkin akan berguna untuk Anda yang sedang bermasalah ini. Cekidot ~
1. Jangan Panik ketika mengadapi masalah.
“Don’t be panic”, mungkin Anda sering mendengar kata-kata tersebut ketika Anda sedang tertimpa / menghadapi masalah. Yups!!, memang benar. Jangan pernah panik ketika Anda sedang tertimpa sebuah masalah yang malah membuat Anda tidak bisa berpikir jernih tapi bersikaplah tenang dan pikirkan solusi untuk masalah Anda tersebut.
2. Jangan Emosional saat masalah terjadi.
Mungkin ini sulit Anda lakukan jika Anda seorang yang tempramental atau cepat marah. Ketika Anda meluapkan emosi Anda saat menghadapi sebuah masalah, ini malah membuat anda tak bisa berpikir tenang. Bahkan, teman anda sendiri tak mau membantu masalah Anda karena sifat emosional anda tersebut.
3. Jangan Tergesa-gesa mengadapi suatu permasalahan.
Seseorang yang sedang menghadapi sebuah masalah biasanya akan bertindak tergesa-gesa. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena perbuatan yang tergesa-gesa biasanya tanpa menggunakan pemikiran yang matang dan malah akan membuat masalah baru muncul.
4. Berpikirlah Positif dalam menghadapi maslah.
Ketika Anda berpikir positif, Anda dapat dengan mudah menerima sebuah masalah sebagai cobaan atau salah cara agar Anda lebih - dewasa -. Dengan berpikir positif juga dapat membuat Anda berpikir solutif untuk mencari solusi dengan masalah tersebut.
5. Berpikir Kreatif dalam mengadapi masalah.
Putarlah otak Anda sebaik mungkin dengan mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Keluarkan ide-ide yang selama ini ada dibenak Anda yang mungkin dapat membantu Anda keluar dari masalah tersebut. Untuk lebih mudah berpikir kreatif Anda harus lebih banyak mencari informasi, lalu olah informasi tersebut sebagai cara keluar dari masalah anda.
6. Diskusikan masalah yang dihadapi.
Jika Anda sudah tidak dapat menghadapi dan mengatasi masalah Anda, yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah berdiskusi atau berbagi cerita tentang masalah Anda dengan orang lain. Pilih orang yang menurut Anda dapat mengerti permasalahan Anda dan dapat memberikan solusi untuk Anda. Jikapun masalah Anda terlalu pribadi, Anda dapat mendiskusikannya di dunia maya seperti di forum-forum, milis, maupun chatting.
7. Dekatkan Diri Dengan Tuhan.
Jika Anda selama ini kurang dekat dengan Tuhan, cobalah untuk mendekatkan diri Anda dengan diri-Nya. Yang paling penting adalah Jangan hanya mendekatkan diri Anda dengan Tuhan ketika sedang tertimpa masalah, tapi cobalah untuk setiap saat dekat dengan Tuhan . Hal ini juga dapat membantu Anda berpikir dengan tenang dan berpikir positif setiap Anda tertimpa masalah.
8. Jangan Putus Asa menghadapi masalah.
Inilah yang paling penting dari semua point - point penting diatas. Jika Anda mudah putus asa, yakinlah masalah Anda tak akan pernah terselesaikan bahkan menjadi semakin runyam. Ingatlah sebuah pribahasa “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Tancapkan dalam hati Anda bahwa jika Anda dapat melewati masalah ini maka anda akan mendapatkan kebahagian melebihi dari kepedihan masalah anda tersebut.
Menjalani kehidupan rumah tangga kadang - kadang sulit dan bisa saja menimbulkan masalah baik itu kecil ataupun besar. Walau umumnya ini disebut - sebut sebagai “bumbu kehidupan rumah tangga”, Namun kalau diabaikan atau tidak tepat penanganannya bisa menjadi masalah yang besar terjadi dalam rumah tangga Anda. Terutama pasangan yang baru saja memulai (menikah) dan hidup bersama - sama mertua. Perhatikanlah beberapa Tips Mengatasi Masalah kehidupan rumah tangga berikut :
1. PERMASALAHAN JANGAN SAMPAI KELUAR KAMAR.
Usahakan jika ada masalah jangan sampai masalah tersebut keluar dari kamar tidur Anda. Dengan kata lain hanya Anda dan pasangan Anda saja yang mengetahuinya. Orang tua, saudara, apalagi anak-anak Anda sebisa mungkin jangan ada yang mengetahui jika Anda dengan pasangan Anda sedang mempunyai masalah. Bicarakan dan selesaikan permasalahan Anda berdua hanya didalam kamar. Disini dituntut kedewasaan Anda berdua karena Anda harus membicarakan dengan suara dan intonasi yang tidak tinggi serta pengertian dari masing-masing pihak, juga harus menahan diri agar tidak melakukan kekerasan fisik kepada pasangan. Jangan sampai ada orang ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya tahu bahwa Anda ada masalah karena (maaf) terkadang saran dari pihak lain justru tidak menyelesaikan masalah malah menambah runyam suasana.
Lantas bagaimana harus bersikap di luar kamar? bersikap sewajar mungkin seperti tidak ada apa-apa diantara anda berdua. Sulit? tentu saja... Siapa bilang gampang (?) ... Kita harus berakting seperti bintang sinetron profesional nih. *ckckck... Meskipun ada rasa marah atau jengkel kepada pasangan, kita harus tetap tersenyum ke dia, ngobrol, belai rambutnya, mijitin dia (uuuughh.. padahal rasanya pingin ngomel-ngomel plus nampar… hahahaha becanda.. becanda..), Tapi dibalik kepura-puraan Anda itu ada keuntungannya lho... Seperti apa (?). Melihat pasangan tersenyum, ngambilin kita minum atau makanan, bercanda dengan kita, dsb dan bisa me-refresh pikiran dan emosi kita. Kita bisa melihat kembali sisi positif atau hal-hal baik dari pasangan kita. Itulah salah satu modal awal yang sangat penting bagi kita.
Lalu Anda harus merubah “hati” Anda, Maksudnya (?) Maksudnya ialah saat dalam proses ber”pura-pura” ini, jika awalnya Anda melakukan sesuatu untuk dia dengan tidak sepenuh hati, maka kali ini lakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas. Dengan begitu kita akan beranggapan bahwa apa yg pasangan kita lakukan untuk kita adalah dengan keikhlasan juga. Hal itu untuk menumbuhkan benih-benih maaf di hati kita. Setelah itu kita intropeksi diri masing-masing. Coba renungkan sudah benarkah hal yang telah Anda tuduhkan ke pasangan Anda, dimana letak kesalahan yang telah Anda lakukan serta dampaknya untuk pasangan Anda. Namun jangan pernah sekali-kali berpikiran untuk mencari pembenaran dan pembelaan diri. Kemudian kita bicarakan kembali baik-baik dengan pasangan kita hingga masalah tersebut tuntas. Jangan lupa berdoa semoga diberi petunjuk oleh Tuhan jalan keluar yang terbaik untuk kita dan pasangan.
2. MASALAH JANGAN SAMPAI KELUAR RUMAH.
Namun jika masalah belum sempat terselesaikan dan akhirnya terlepas keluar kamar sehingga orang tua, sudara, atau anak-anak kita mengetahuinya, usahakan jangan sampai permasalahan tersebut keluar dari rumah. Bagaimana caranya ?
Meskipun orang-orang serumah sudah tahu bahwa Anda dan pasangan sedang ada masalah, tetap saja Anda berdua tidak diijinkan untuk meluapkan emosi seenaknya saja. Jangan lantas berbicara dengan berteriak-teriak, melakukan kekerasan fisik, atau banting barang kanan-kiri ( ada piring terbang, panci terbang, cobek terbang.. ckckckck ). Tetap kembali lakukan cara - cara seperti point no.1 diatas. Jika ada saran dan petunjuk dari orang tua dan sudara, jangan diterima dengan mentah-mentah apalagi saran-saran tersebut ada kesan menyalahkan salah satu pihak. Piilah - pilahlah saran tersebut dengan bijak.
Meskipun orang-orang serumah sudah tahu bahwa Anda dan pasangan sedang ada masalah, tetap saja Anda berdua tidak diijinkan untuk meluapkan emosi seenaknya saja. Jangan lantas berbicara dengan berteriak-teriak, melakukan kekerasan fisik, atau banting barang kanan-kiri ( ada piring terbang, panci terbang, cobek terbang.. ckckckck ). Tetap kembali lakukan cara - cara seperti point no.1 diatas. Jika ada saran dan petunjuk dari orang tua dan sudara, jangan diterima dengan mentah-mentah apalagi saran-saran tersebut ada kesan menyalahkan salah satu pihak. Piilah - pilahlah saran tersebut dengan bijak.
3. Bagaimana Jika Masalah rumah tangga diketahui orang lain?
Nah jika memang permasalahan kita udah jadi konsumsi masyarakat alias tersebar ke telinga tetangga-tetangga kita, jangan panik !! Jika masalah sudah selesai sih tidak apa-apa. Lah kalo belum (?) kembali saja ke prinsip pertama yang kita lakukan.
Nah, selesai juga akhirnya. *ckckck.. Semoga Tips diatas yang sudah saya berikan, dapat Anda terapkan ketika sedang menghadapi sebuah masalah. “Jangan terjatuh kedalam lubang yang sama” yaitu jika Anda sudah berhasil melewati masalah tersebut, jangan sampai masuk kedalam masalah itu lagi. Jadikan masalah tersebut anggap sebagai sebuah pengalaman yang dapat mendewasakan anda. Selamat mengadapi Masalah, Ya !!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar